PT Solid Berjangka | Indeks Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi

PT Solid Berjangka – Indeks dolar AS melonjak ke level tertinggi hampir enam minggu pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar menguat setelah Federal Reserve memajukan proyeksi untuk kenaikan suku bunga pertama pascapandemi ke tahun 2023.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,63% pada 91,103, level tertinggi sejak 6 Mei, dilansir dari Antara, Kamis (17/6/2021).
Mayoritas dari 11 pejabat Fed memperkirakan setidaknya dua seperempat poin kenaikan suku bunga untuk tahun 2023, bahkan ketika para pejabat dalam pernyataan mereka berjanji untuk menjaga kebijakan tetap mendukung untuk saat ini guna mendorong pemulihan lapangan pekerjaan yang sedang berlangsung.

Proyeksi menunjukkan prospek lonjakan inflasi tahun ini, meskipun kenaikan harga-harga masih digambarkan sebagai “sementara.” Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan diperkirakan akan mencapai 7,0%.
“Hal yang menarik adalah bahwa The Fed telah melampaui sekadar mengakui bahwa inflasi meningkat dan bahwa ekonomi AS memiliki banyak momentum, dan pada dasarnya telah bergeser ke sikap yang jauh lebih hawkish dalam rangkaian proyeksi-proyeksi ini,” kata Karl Schamotta. kepala strategi pasar di Cambridge Global Payments di Toronto.

Terhadap yen Jepang, dolar menguat 0,39% menjadi 110,49 yen, tertinggi sejak 6 April.
Dolar, yang merosot sepanjang sebagian besar tahun 2020, melakukan rebound awal tahun ini, tetapi reli itu tampaknya kehabisan tenaga hingga Mei karena investor tetap yakin bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga lebih rendah lebih lama saat berusaha untuk mendukung ekonomi. .

Sementara bahasa baru The Fed tidak berarti perubahan dalam kebijakan sudah dekat, itu memberikan lebih banyak dukungan untuk greenback, kata para analis.

“Saya pikir kita kembali berbicara tentang reli ringan dalam dolar AS dan data menjadi sangat penting selama periode musim panas sebelum pertemuan Jackson Hole dan pertemuan September,” kata Simon Harvey, analis pasar senior valas di Monex Monex Europe.

Dolar, yang merosot sepanjang sebagian besar tahun 2020, melakukan rebound awal tahun ini, tetapi reli itu tampaknya kehabisan tenaga hingga Mei karena investor tetap yakin bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga lebih rendah lebih lama saat berusaha untuk mendukung ekonomi.

PT Solid Berjangka

Solid Gold Berjangka | Dolar AS Menguat di Tengah Investor Tunggu Hasil Pertemuan The Fed

https: img.okezone.com content 2021 06 16 278 2425844 dolar-as-menguat-di-tengah-investor-tunggu-hasil-pertemuan-the-fed-ZvV2wc2CMw.jpg

Solid Gold Berjangka – Dolar AS menguat ke level tertinggi satu bulan terhadap sekeranjang mata uang pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Penguatan dolar AS dibantu oleh data yang menunjukkan inflasi meningkat, tetapi kenaikannya dibatasi karena para pedagang menunggu hasil dari pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS untuk petunjuk rencana mulai mengurangi pembelian obligasi.

Data pada Selasa (15/6/2021) menunjukkan penjualan ritel AS turun lebih besar dari yang diperkirakan pada Mei, dengan pengeluaran berputar kembali ke jasa-jasa dari barang-barang karena vaksinasi memungkinkan warga Amerika untuk melepaskan diri dari pembatasan COVID-19.

Tetapi permintaan yang kuat melebihi pasokan, memicu inflasi, dengan beberapa angka pengukur inflasi baru-baru ini – termasuk indeks harga produsen yang dirilis pada Selasa (15/6/2021) – menandakan meningkatnya tekanan harga-harga.

“Dolar AS tetap kuat karena data inflasi yang panas membayangi konsumen yang dingin,” kata Joe Manimbo, analis pasar senior, di Western Union Business Solutions di Washington.

Pertemuan dua hari The Fed akan berakhir pada Rabu dan akan mengeluarkan pernyataan kebijakan sesudahnya. Sejauh ini pejabat Fed, yang dipimpin oleh Ketua Jerome Powell, mengatakan peningkatan tekanan inflasi bersifat sementara dan pengaturan moneter yang sangat longgar akan tetap berlaku untuk beberapa waktu.

Data ekonomi baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan harga-harga dapat memaksa penarikan stimulus lebih awal.

“Dengan asumsi bahwa beberapa kenaikan inflasi baru-baru ini memang berkelanjutan, kami berpendapat bahwa Fed akan bereaksi terhadapnya, mendukung dolar AS tahun ini,” kata analis di BofA Global Research dalam catatannya.

Hampir 60 persen ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan pengumuman tapering (pengurangan pembelian obligasi) pada kuartal berikutnya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya, naik 0,04 persen pada 90,529, setelah naik setinggi 90,677, tertinggi sejak 14 Mei.

Pound jatuh ke level terendah satu bulan terhadap dolar pada Selasa (15/6/2021) dalam apa yang dikatakan analis sebagai penembusan level teknis yang tidak mengubah narasi bullish pada mata uang Inggris. Mata uang Inggris terakhir turun 0,18 persen terhadap greenback.

Di pasar mata uang kripto, Bitcoin melayang di sekitar level 40.000 dolar AS, sehari setelah naik di atas tanda itu untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua minggu, dibantu oleh janji investasi baru dari pendukung utama MicroStrategy dan cuitan optimis dari bos Tesla Elon Musk.

Musk pada Minggu (13/6/2021) menyatakan bahwa pembuat mobil dapat melanjutkan transaksi menggunakan Bitcoin jika penambang dapat menggunakan energi yang lebih bersih untuk memprosesnya.

Solid Gold Berjangka

Solid Berjangka | Dolar AS Tak Banyak Gerak Jelang Pertemuan The Fed

https: img.okezone.com content 2021 06 15 278 2425238 dolar-as-tak-banyak-gerak-jelang-pertemuan-the-fed-bitcoin-di-atas-awan-SSOqQEXLsb.jpg

Solid Berjangka – Dolar AS bergerak datar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena para investor menunggu pertemuan Federal Reserve (Fed) AS yang sangat dinantikan pekan ini, yang mngkn mengindikasikan perubahan dalam prospek kebijakan moneter AS.

Pasar mata uang bergerak dlm kisaran ketat dengan volatilitas menunjukkan aliran ke posisi terendah multi-tahun setelah angka inflasi yang kuat minggu lalu dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang dovish gagal mengeluarkan mata uang dari level perdagangan baru2 ini.

“Ini semua ttg FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal), dan kami akan mengawasi u/ melihat dengan tepat seberapa byk pembicaraan yg sebenarnya telah terjadi d an apakah itu berdampak pada prospek jangka menengah,” kata Kepala Valas Global Jefferies, Brad Bechtel, dalam sebuah catatan.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya, hampir datar hari ini di 90,512. Minggu lalu, indeks menguat 0,4 persen, perubahan mingguan terbesar dalam lima minggu.

Pergerakan valas yang diredam dalam beberapa minggu terakhir menghancurkan Indeks VolatilitasValas Deutsche Bank turun menjadi 5,6 , terendah dalam hampir 16 bulan.Terhadap yen, dolar menguat 0,38 persen ke level tertinggi lebih dari satu minggu di 110,09 yen.

“Peningkatan moderat dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS telah mendukung pasangan yang sensitif terhadap suku bunga,” kata Direktur Pelaksana, Analisis Mata Uang Global Action Economics, Ronald Simpson.

Penguatan dolar terhadap mata uang Jepang mungkin menjadi tanda pasar valas sedang mencari hasil yang kurang dovish dari pertemuan Fed, kata Simpson.

The Fed memulai pertemuan kebijakan dua hari yang dijadwalkan pada Selasa waktu setempat. Hampir 60 persen ekonom dalam jajak pendapat Reuters mengatakan pengumuman tapering (pengurangan pembelian obligasi) yang sangat dinanti akan datang pada kuartal berikutnya, meskipun pemulihan merata di pasar kerja.

Data terbaru yang menunjukkan lonjakan inflasi telah menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan harga setelah pembukaan kembali ekonomi pasca-COVID-19 dapat memaksa pembuat kebijakan untuk mengurangi stimulus depresiasi mata uang lebih awal.

Sterling sebagian besar tidak tergerak oleh berita Senin (14/6/2021) bahwa Inggris akan menunda berakhirnya langkah-langkah menjaga jarak sosial karena pemerintah berusaha menahan peningkatan pesat dalam infeksi COVID-19.

Di pasar mata uang kripto, Bitcoin diperdagangkan di atas 40.000 dolar AS untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua minggu, sebelum memangkas keuntungan menjadi diperdagangkan pada 39.649,03 dolar AS.

Solid Berjangka

Solid Gold | IHSG Rawan Koreksi di Awal Pekan, Cermati Saham Pilihan

Solid Gold – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi melemah. IHSG akan berada di kisaran 6.044-6.118. Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola false break resistance 6.118 dan fractal 6.103. Pola candlestick bearish counter attack dengan Indikator Stochstic dan RSI yang mengarah ke area jenuh. “Indikasi terkoreksi pada perdagangan selanjutnya menguji support moving average 5 hari pada rentang pergerakan 6.044-6.118,” ujar Lanjar dalam risetnya, Senin (14/6/2021). Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; ACES, BBTN, BJBR, BSDE, HRUM, ICBP, INCO, LSIP, MIKA, PTBA, PWON, TBLA. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 12,04 poin atau 0,20% ke level 6.095 dengan indeks sektor energy (+3.25%) dan Teknologi (-5.70%) alami penguatan yang cukup tinggi. Investor asing tercatat net buy sebesar Rp2,62 triliun dengan komposisi reguler net buy sebesar Rp552,06 miliar dan bursa nego sebesar Rp2,06 Triliun. Optimisme mereda diakhir pekan. Sementara itu, Bursa Asia menutup pekan kembali bervariasi. Indeks HangSeng (+0.36%) menguat ditengah pelemahan indeks Nikkei (-0.03%), TOPIX (-0.14%) dan CSI300 (-0.89%). Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Mei mencapai angka 5% secara tahunan, menjadi yang tercepat sejak 2008 memberikan signal peningkatan inflasi lanjutan yang mengancam prospek pelongaran moneter AS. Bursa Eropa menutup pekan dizona hijau. Indeks Eurostoxx (+0.75%), FTSE (+0.65%), DAX (+0.78%) dan CAC40 (+0.83%) naik optimis setelah Bank Sentral Eropa menaikkan perkiraan inflasi dan memperbarui janji untuk mempertahankan pembelian obligasi darurat yang lebih cepat untuk mempertahankan kawasan Eropa. Bursa AS mayoritas menguat diakhir pekan dengan indeks DJIA (+0.04%), S&P500 (+0.19%) dan NASDAQ (+0.35%) naik. Investor terus menilai prospek inflasi dan jalur kebijakan the fed. S&P 500 mencatat rekor tertinggi sepanjang masa sejak awal Mei karena data menunjukkan kenaikan harga konsumen AS pada bulan Mei sebagian besar didorong oleh kategori yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi, memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi dapat mereda nanti. di tahun. Selanjutnya investor terfokus pada data akitivitas ekspor impor berserta neraca perdagangan. solid gold

Solid Gold | Kapal Perang AS Gagal Cegat Rudal dalam Uji Coba di Pasifik

Sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) gagal mencegat rudal balistik jarak menengah dalam uji coba terbaru. Kegagalan ini terjadi dalam uji coba sistem pertahanan rudal Aegis yang terpasang pada kapal-kapal perang AS.
Seperti dilansir Reuters, Senin (31/5/2021), uji coba itu digelar pada Sabtu (29/5) waktu setempat. Laporan Associated Press menyebut uji coba dilakukan di perairan Samudra Pasifik dekat Hawaii.

“Tujuan dari uji coba adalah menunjukkan kemampuan pertahanan rudal balistik yang terkonfigurasi pada kapal, Aegis, untuk mendeteksi, melacak, melibatkan dan mencegat target rudal balistik jarak menengah,” demikian pernyataan Badan Pertahanan Rudal AS (MDA).
Uji coba itu, sebut MDA, menggunakan salvo dua rudal pencegat jenis Standard Missile-6 (SM-6) Dual II. Disebutkan bahwa uji coba ini dilakukan MDA bekerja sama dengan Angkatan Laut AS.

Para pejabat yang bertanggung jawab atas program ini, seperti dilansir Associated Press, menuturkan bahwa pihaknya telah memulai pengkajian untuk mencari tahu penyebab kegagalan itu dan akan menganalisis hasilnya nanti.

MDA yang berada di bawah Departemen Pertahanan AS diketahui rutin menggelar uji coba sistem pertahanan rudal. Sebelumnya, uji coba yang dilakukan MDA dengan rudal pencegat jenis yang sama sukses dalam mencegat rudal balistik.

PT Solid Gold Berjangka | Demi Selamatkan Bumi, Perusahaan Energi Diminta Setop Pengeboran

PT Solid Gold Berjangka Makassar – Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) memperingatkan dunia perlu segera menghentikan pengeboran minyak dan gas (migas) sekarang. Hal ini harus dilakukan demi mencegah bencana iklim. Dilansir dari CNN, Jumat (28/5/2021), perusahaan energi di dunia didesak untuk menyelamatkan planet dari bencana iklim. Hal itu dilakukan oleh para investor dan aktivis iklim yang menggunakan suara pemegang saham serta pengadilan. Di Belanda, pengadilan memutuskan bahwa Royal Dutch Shell (RDSA) harus bergerak lebih cepat untuk memangkas emisi karbonnya dalam kasus yang diajukan oleh Friends of the Earth cabang setempat. Perusahaan Inggris-Belanda juga diperintahkan untuk memangkas emisi CO2 sebesar 45% pada tahun 2030 dari level 2019. Yang terpenting, target tersebut mencakup emisi yang tercipta saat konsumen menggunakan minyak, bensin, dan gas alam yang diproduksi Shell. Shell mengatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Namun keputusan tersebut sangat luar biasa yang pada akhirnya dapat memaksa perusahaan minyak dan pertambangan lain untuk mengubah model bisnis mereka. Shell telah menargetkan pengurangan 20% dalam intensitas karbon pada tahun 2030, dan 45% pada tahun 2035. “Pengadilan memahami bahwa konsekuensinya bisa besar bagi Shell. Tapi pengadilan percaya bahwa konsekuensi dari perubahan iklim yang parah lebih penting daripada kepentingan Shell,” kata Juru Bicara Pengadilan, Jeannette Honée. Tidak hanya itu, investor Chevron (CVX) juga memberikan suara yang mendukung proposal pemegang saham untuk meminta perusahaan mengurangi emisi yang dihasilkan oleh penggunaan produk energinya. Saat ini ada sekitar 40% kemungkinan suhu global rata-rata tahunan untuk sementara mencapai 1,5 derajat celcius, kritis di atas tingkat pra-industri setidaknya dalam satu dari lima tahun ke depan. Di bawah kesepakatan iklim Paris, negara-negara berkomitmen untuk mengurangi keluaran karbon mereka dan menghentikan pemanasan global di bawah 2 derajat celcius dan jika mungkin di bawah 1,5 derajat celcius untuk menghindari dampak terburuk dari perubahan iklim.

Solid Gold | Emas Antam Dijual Rp959.000/Gram

Solid Gold Makassar – Harga Emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) terus naik pada perdagangan hari ini. Emas Antam naik lagi Rp1.000 ke level Rp959.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut berada di harga Rp879.000. Harga tersebut naik Rp1.000 dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip dari laman logammulia.com, cetakan emas terkecil yakni 0,5 gram, berada di level Rp529.500. Sedangkan, untuk satuan 5 gram, dihargai Rp4.570.000 dan 10 gram Rp9.085.000.

Lebih lanjut, untuk harga emas 50 gram dijual sebesar Rp45.095.000. Sementara untuk ukuran emas yang terbesar yakni 500 gram dan 1.000 gram masing – masing dibanderol sebesar Rp449.820.000 dan Rp899.600.000.
Sekedar informasi, harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Adapun sesuai dengan PMK No 34/PMK 10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45 persen, sertakan nomor NPWP setiap kali transaksi.

Berikut rincian harga pecahan emas batangan Antam :

Emas 0,5 gram Rp529.500

Emas 1 gram Rp959.000

Emas 5 gram Rp4.570.000

Emas 10 gram Rp9.085.000

Emas 25 gram Rp22.578.000
Emas 50 gram Rp45.095.000

Emas 100 gram Rp90.112.000

Emas 250 gram Rp225.015.000

Emas 500 gram Rp449.820.000

Emas 1.000 gram Rp899.600.000

Solid Berjangka | Morgan Stanley Turunkan Proyeksi Ekonomi RI 2021 Jadi 4,5%

Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menghadapi ancaman pandemi COVID-19. OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,9% di tahun 2021.

Morgan Stanley merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,5% di tahun 2021. Awalnya, lembaga keuangan asal Amerika Serikat (AS) ini memproyeksikan ekonomi nasional berada di level 6,3%.
Berdasarkan laporan yang diterima detikcom, Selasa (18/5/2021), Morgan Stanley juga merevisi proyeksi ekonomi di tahun 2022, dari yang awalnya 5,5% menjadi 5,4%.

Morgan Stanley mencatat, perekonomian Indonesia akan keluar dari jurang resesi pada kuartal II-2021. Dalam laporannya, ekonomi tanah air akan berada di level 6,5% pada kuartal II tahun ini, setelah kuartal sebelumnya diproyeksikan pada level minus 0,7%.

Masih dalam laporannya, Morgan Stanley juga memproyeksikan di sisa kuartal tahun 2021 ekonomi nasional akan berada di level 6%. Setelah kuartal II di level 6,5%, pada kuartal III dan kuartal IV pun sama yaitu masing-masing 6,3% dan 6,2%.

Namun demikian, angka tersebut masih di bawah dari proyeksi pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di level 7% pada kuartal II-2021.

Dengan angka tersebut, Morgan Stanley memproyeksikan pertumbuhan ekonomi selama satu tahun penuh pada 2021 berada di level 4,5%. Sementara untuk tahun 2022, diproyeksikan berada di level 5,4%.

Di mana pertumbuhan dari kuartal I sampai kuartal IV tahun depan masing-masing sebesar 6,0% pada kuartal I, lalu sebesar 5,3% pada kuartal II, sebesar 5,% di kuartal III, dan sebesar 5,2% pada kuartal IV tahun depan.

Tidak hanya ekonomi Indonesia, pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN juga direvisi oleh Morgan Stanley. Lembaga keuangan AS ini awalnya memproyeksi ekonomi ASEAN di level 7,4% sepanjang tahun 2021, kini menjadi 5,4%.

Sedangkan untuk ekonomi global, diperkirakan akan berada pada level 5,5% sampai 7,5% dengan titik tengah di level 6,5% pada tahun 2021. Sementara tahun 2022, diproyeksikan berada di level yang lebih rendah, yaitu 3,4% sampai 6,2% dengan titik tengah di level 4,8%.

Solid Gold | Two State (No) Solution

Solid Gold Makassar – Two-State Solution adalah proposal untuk menyelesaikan masalah Palestina-Israel. Isinya, diakui adanya dua negara, yaitu Israel dan Palestina, yang harus hidup berdampingan secara damai. Kedua negara itu sudah wujud secara de jure maupun de facto. Israel sudah berdiri sejak tahun 1948, sedangkan Palestina memproklamasikan kemerdekaannya tahun 1988. Masalah yang tersisa, di mana wilayah Palestina? Ketika kemerdekaan Palestina dideklarasikan, Israel menduduki seluruh wilayah konflik. Kemudian Israel memutuskan untuk mundur dari Tepi Barat dan Gaza. Inilah yang sekarang menjadi wilayah Palestina. Masalahnya, Tepi Barat yang diserahkan Israel hanyalah sebagian kecil, dan dibelah-belah menjadi wilayah yang kecil-kecil, dikelilingi oleh wilayah yang dikontrol oleh Israel. Lebih dari itu, pihak Palestina menuntut agar perbatasan kedua negara mengikuti perbatasan pada tahun 1967. Tuntutan itu ditolak oleh Israel. Jadi, bagaimana? Itu tadi, tidak ada solusi bagi kedua negara. Mustahil bagi Israel untuk menyerahkan wilayah yang dikuasainya. Mustahil pula bagi Palestina untuk melepaskan tuntutannya. Jadi keduanya berada dalam posisi tidak mau kalah. Upaya pihak lain untuk menengahi tidak berhasil. Situasi makin runyam dengan keberadaan Hamas. Berbeda dengan Fattah, organisasi yang selama ini dianggap sebagai wakil Palestina, Hamas tidak menerima solusi dua negara tadi. Hamas ingin Israel dihancurkan. Karena itu Hamas berkali-kali meluncurkan serangan ke Israel, seperti yang terjadi saat ini. Apakah tindakan Hamas itu akan membawa kepada penyelesaian? Tidak. Serangan sporadis itu tidak akan pernah bisa menghancurkan Israel. Sebaliknya, Gaza yang menjadi basis Hamas hancur oleh serangan balasan Israel setiap kali Hamas menyerang. Lagi-lagi tidak ada solusi, justru keadaan makin runyam. Lalu bagaimana? Ini adalah fakta yang sebenarnya sangat menyedihkan. Konflik ini tiada ujung. Perang yang dilakukan Hamas ini hanya jadi pertunjukan rutin saja. Ketika persediaan roket habis, serangan berhenti. Nanti dimulai lagi. Begitu terus, berulang-ulang selama 20 tahun terakhir. Sisi lainnya, konflik ini menjadi komoditas di berbagai belahan dunia. Para pemimpin politik di negara-negara muslim berlomba menunjukkan simpati kepada Palestina, demi popularitas politik. Solidaritas Palestina adalah tema yang laku keras untuk menggalang dukungan publik, atau sebaliknya bisa pula dipakai untuk menyerang lawan politik. Alangkah konyolnya pemimpin politik Indonesia yang begitu bersemangat menyampaikan simpati kepada Palestina, dengan memakai prinsip solidaritas Islam, sementara mereka bungkam terhadap perang yang berkecamuk di Yaman, misalnya. Padahal yang jadi korban di sana muslim juga. Bagi saya, terkutuklah para politikus yang memanfaatkan penderitaan orang Palestina untuk mengumpulkan dukungan. Yang harus kita waspadai, konflik Palestina bisa menular pula ke sini. Umat Islam banyak yang menjadi pendukung fanatik Palestina, menganggap konflik itu bukan sekadar konflik wilayah, tapi konflik agama. Di sisi lain, tidak sedikit orang Kristen yang menjadi pendukung buta Israel, membenarkan setiap tindakannya, termasuk berbagai tindakan keji tentara Israel. Jangan sampai para pendukung ini mengimpor konflik tadi ke sini. Jangan sampai konflik itu tak selesai di sana, justru merambat ke sini.

Solid Berjangka | Jelang Lebaran, Harga Emas Turun Rp4.000

Solid Berjangka Makassar – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah. Pada perdagangan hari ini, harga emas untuk ukuran satu gram berada di level Rp 933.000 atau turun Rp 4.000 dari perdagangan sebelumnya.

Sementara untuk harga pembelian kembali (buyback), berada di level Rp 837.000 per gram atau turun Rp 4.000 dari perdagangan sebelumnya. Harga buyback adalah harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut.

Mengutip situs Logammulia.com, harga jual emas berukuran 0,5 gram dibandrol sebesar Rp 516.500. Sedangkan untuk ukuran 5 gram dan 10 gram masing-masing dijual Rp 4.440.000 dan Rp 8.825.000.

Kemudian untuk ukuran 50 gram dihargai sebesar Rp 43.795.000. Sementara untuk emas pecahan terbesar 500 gram dan 1000 gram, masing-masing dijual Rp 436.820.000 dan Rp 873.600.000.

Sekedar informasi, harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan, harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Adapun rincian harga emas sebagai berikut:

Emas 0,5 gram: Rp 516.500

Emas 1 gram: Rp 933.000

Emas 5 gram: Rp 4.440.000

Emas 10 gram: Rp 8.825.000

Emas 25 gram: Rp 21.937.000

Emas 50 gram: Rp 43.795.000

Emas 100 gram: Rp 87.512.000

Emas 250 gram: Rp 218.515.000

Emas 500 gram: Rp 436.820.000

Emas 1.000 gram: Rp 873.600.000

Dolar AS Tekan Rupiah ke Rp 14.192

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.192. Mata uang Paman Sam menguat 7 poin (0,05%).

Dolar AS dalam sepekan masih melemah 1,61% dan dalam sebulan juga loyo 2,79%. Dolar AS berada di level tertingginya Rp 14.211 dan terendahnya Rp 14.172.

The Greenback juga menguat terhadap yuan China 0,10% ke level 6,4. Kemudian menekan yen Jepang 0,05% ke 108.

Hanya dolar Singapura yang mampu melawan dolar AS. Dolar AS melemah terhadap dolar Singapura 0,02% ke level 1,3.