Blog

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Ronald/Anissa Sukses Melangkah ke Perempatfinal China Master 2018

https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 12 40 1886000 ronald-anissa-sukses-melangkah-ke-perempatfinal-china-master-2018-u2d80WgCNO.jpg

PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR – Pasangan ganda campuran Ronald Alexander/Annisa Saufika berhasil melaju ke putaran perempat final turnamen China Masters 2018 usai menundukkan wakil tuan rumah, Dong Weijie/Xu Ya, dengan skor 21-10, 21-12.
Menjadi unggulan pertama di turmamen yang berlangsung di Kota Ling Shui ini, Ronald/Annisa mendapat bye dan langsung bertanding di putaran kedua menjadi ajangcome back pertama buat Annisa yang baru saja pulih dari cedera lutut yang dialaminya pada Oktober 2017.
“Ini turnamen pertama setelah absen tujuh bulan karena pemulihan cedera. Sekarang sudah pulih, tinggal dijaga saja dengan treatment recovery yang benar, seperti terapi kompres dan sebagainya,” kata Annisa dalam keterangan PP PBSI yang diterima di Jakarta, Kamis 12 April 2018.
Diketahui, sebelum cedera, grafik penampilan Ronald/Annisa sempat menanjak saat mereka berhasil menjuarai turnamen Selandia Baru Terbuka Grand Prix Gold 2017. Namun setelah pulih dari cedera, Annisa mengaku belum diberi target oleh pelatih.
 “Dari pelatih belum kasih target, karena ini turnamen pertama saya setelah cedera, jadi kami manfaatkan turnamen ini untuk mengembalikan kepercayaan diri. Tapi target pribadi pasti ada, ingin juara, cuma kan nggak ada yang tahu di depan seperti apa, yang penting lakukan yang terbaik dulu di lapangan,” tutur Annisa.
Terkait dengan pertandingan mereka, Ronald membeberkan kunci kemenangan mereka di putaran kedua. Meskipun level turnamen hanya International Challenge, namun menghadapi lawan-lawan yang mayoritas adalah pemain-pemain muda China, tetap tidaklah mudah.
“Fokus poin demi poin dan tetap bermain menyerang yang memang sesuai dengan pola kami. Selain itu, kami juga membuat lawan tidak dapat mengembangkan permainan mereka,” ujar Ronald.
Ketika ditanya persiapan menghadapi lawan di perempat final, yaitu pasangan Lee Fang-Jen/Yu Chien Hui dari Taiwan, menurut Ronald, yang utama adalah menjaga fokus dan kesehatan.
“Soal pola main lawan, kurang lebih sama, pemain-pemain muda China lumayan bagus, mereka juga banyak yang nekad mainnya. Ini turnamen kelima saya bersama Annisa, kami inginnnya juara, mudah-mudahan bisa selalu tampil maksimal di tiap pertandingan,” kata Ronald melanjutkan.
Sementara itu di nomor lainnya, pemain tunggal putra Panji Ahmad Maulana, juga berhasil menyingkirkan Pannawit Thongnuam, unggulan kedelapan dari Thailand. Panji menang setelah bertarung selama 60 menit dengan skor akhir 19-21, 21-11, 22-20.
Advertisements

PT SOLID BERJANGKA | Presiden Jokowi Terpukau dengan Senyum Anak Papua yang Selalu Bikin Kangen

https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 12 196 1885602 presiden-jokowi-terpukau-dengan-senyum-anak-papua-yang-selalu-bikin-kangen-7PAWZ0FKfT.jpg

PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – PRESIDEN Joko Widodo tengah berada di Papua untuk melakukan kunjungan kerja. Dia sangat mencintai budaya dan orang-orangnya yang selalu menyambutnya dengan penuh kehangatan.
 
Kemarin, Rabu 11 April 2018, presiden Republik Indonesia ke-7 ini mendarat di Papua. Setiba di sana, ternyata antusiasme masyarakat yang menyambutnya sangat besar.
Anak-anak Papua melambaikan tangan dan tersenyum saat mobil RI 1 ini melintasi jalan aspal. Potret ini membuatnya selalu bahagia datang ke Papua dalam kegiatan apapun.
“Senyum anak Papua, selalu bikin kangen untuk datang lagi, lagi dan lagi,” ujarnya lewat akun Instagram, sehari lalu.
Dalam foto yang diunggah oleh pria asal Solo itu menampakkan potret anak-anak Papua yang ikhlas memberikan senyuman. Mulai dari balita dan ibunya, anak-anak sekolah berseragam merah-putih berbaris rapi di pinggir jalan. Semuanya menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.
“Terima kasih sambutan hangat Papua,” imbuh dia.
Kedatangan Presiden Joko Widodo kali ini bersama dengan sang istri, Iriana Joko Widodo. Mereka datang dengan maksud meninjau Jembatan Holtekam-Hamadi dan akan mengunjungi Kabupaten Asmat. Di sana, mereka juga menyempatkan belanja sayur-mayur di Pasar Tradisional Mama-Mama di Kota Jayapura.
Mengingat, anak-anak di Kabupaten Asmat akhir tahun lalu mengalami wabah penyakit campak dan gizi buruk yang menghebohkan khalayak luas. Maka, dalam kunjungan kerja pekan ini, Jokowi dan RI 3 menyempatkan datang ke sana untuk meninjau wilayahnya, serta memantau perkembangan kondisi kesehatan anak-anak di Kabupaten Asmat.
Nampaknya, dia juga tak akan melewatkan mencicipi aneka kuliner khas Tanah Papua, termasuk papeda yang paling dinantikan. Tentu dia menyantap olahan sagu itu dengan ikan kuah asam yang sedap menggoda. Apalagi Jokowi penggemar berat kuliner khas Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Maka, dia tak ingin melewatkan makan papeda dan olahan kuliner lainnya yang tak kalah mantap.
Masyarakat di sana tentu akan bahagia dan terus menyambut kedatangan presiden favoritnya itu. Semua kalangan menantikan keberadaan Jokowi selama menginjakkan kaki di Tanah Papua

SOLID GOLD BERJANGKA | Menyoal #deleteFacebook yang Tak Bergema di Indonesia

Ilustrasi Facebook. Foto: unsplash

SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR – Di saat para pesohor teknologi di mancanegara seperti CEO SpaceX Elon Musk, pendiri WhatsApp Brian Acton, sampai pendiri Apple Steve Wozniak menyerukan #deletefacebook karena skandal privasi penggunanya, fenomena itu agaknya tidak terjadi di Indonesia. Dan memang opsi menutup Facebook dinilai kurang tepat.
 
Lembaga Studi & Advokasi Masyarakat (ELSAM) mengatakan opsi penutupan Facebook di Indonesia dinilai tidak tepat dilakukan, karena lebih banyak kerugian yang dialami masyarakat ketimbang manfaatnya.
“Saya nggak sepakat untuk pemblokiran atau penutupan, itu lebih banyak mudharat kalau menurut saya. Lebih baik lakukan investigasi bersama, menentukan pemulihannya apa, sanksi apa, itu dikedepankan agar hal ini tidak berulang lagi,” ujar Deputy Director of Research ELSAM Wahyudi Djafar.
Isu Facebook berbeda dengan masalah platform online lainnya, misalnya pemblokiran Telegram sampai Tumblr yang dilakukan karena ada konten negatif di dalamnya. Sehingga pemerintah bertindak tegas dengan penutupan akses kedua platform tersebut.
“Sementara Facebook tidak ada report karena menyebarkan konten ilegal, seperti konten porno yang menjadi alasan penutupan,” ucapnya.
Selain itu, disampaikanya juga, bila penutupan Facebook dilakukan maka bisa berdampak pada membatasi informasi publik yang diterima oleh masyarakat.
“Jadi, penutupan atau pemblokiran itu kurang tepat. Menurut saya lebih kepada investigasi kebocoran data pengguna secara bersama-sama, cari bagaimana pemulihannya, sampai apa yang dilakukan Facebook kedepannya,” kata Wahyudi.
Saat ini, berdasarkan pemanggilan perwakilan Facebook di Indonesia ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada pekan lalu, media sosial terpopuler sejagat itu tengah melakukan audit terkait penyalahgunaan data pengguna oleh Cambridge Analytica sampai 87 juta pengguna.
Di saat dilangsungkannya audit tersebut, Facebook Indonesia juga dijadwalkan akan ‘disidang’ oleh Komisi I DPR RI, esok hari. Agendanya masih seputar kebocoran data, khususnya karena ada satu jutaan pengguna yang terdampak berasal dari Indonesia.

SOLID BERJANGKA | Dolar Melemah meski Ketegangan AS-China Menurun

https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 10 278 1884422 dolar-melemah-meski-ketegangan-as-china-menurun-FoxgslomOn.jpg

SOLID BERJANGKA MAKASSAR – kurs Dollar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Investor masih mempertimbangkan ketegangan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat serta komentar terbaru dari Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi.
 
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,31% menjadi 89,826 di akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2322 dari USD1,2285 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,4132 dari USD1,4085 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke USD0,7703 dari USD0,7670.

Dolar AS dibeli 106,77 yen Jepang, lebih rendah dari 106,87 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9563 franc Swiss dari 0,9587 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,2704 dolar Kanada dari 1,2778 dolar Kanada.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa dia tidak mengharapkan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok akan berlangsung, menurut laporan-laporan media. Para investor telah menjadi gelisah pekan lalu di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara dua negara terbesar di dunia tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia telah meminta Perwakilan Perdagangan AS untuk mempertimbangkan mengenakan tarif tambahan atas produk impor Tiongkok senilai USD100 miliar meningkatkan ketegangan perdagangan dan menjerumuskan pertumbuhan ekonomi ke dalam ketidakpastian.
 
Sebagai tanggapan, Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan bahwa Tiongkok akan melawan “dengan biaya berapa pun” dan mengambil “tindakan pencegahan komprehensif” jika Amerika Serikat melanjutkan praktik-praktik proteksionis sepihaknya.
baca juga :  Solidgold Peraturan Transaksi Online

Selain itu, greenback turun lebih dari 0,3% terhadap euro di akhir perdagangan, setelah Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan bahwa penurunan di pasar saham tahun ini tidak berdampak secara material terhadap kondisi keuangan zona euro, menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan di zona euro tetap tenang tentang volatilitas pasar baru-baru ini.

PT SOLID BERJANGKA | Perkenalkan Indonesia, Festival Budaya Akan Digelar di Jepang

https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 04 406 1882231 perkenalkan-indonesia-festival-budaya-akan-digelar-di-jepang-c5roE8sI6U.jpg

PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – UPAYA untuk mempromosikan Indonesia ke kancah internasional tidak selalu dilakukan di dalam negeri dan mengundang perwakilan suatu negara. Cara lain yang bisa dilakukan adalah menggelar sebuah pameran di negara lain. Pameran tersebut diisi dan menonjolkan budaya khas Tanah Air.
 
Tak bisa dipungkiri bila budaya berperan penting dalam pengenalan sebuah negara. Melalui budaya, para stakeholder dapat mengidentifikasi hal-hal yang dapat dijadikan sesuatu bernilai tambah baik secara ekonomi maupun sosial. Melihat potensi tersebut Be Indonesia menggelar sebuah festival kolaborasi yang menonjolkan kebudayaan bertajuk Indonesia Week.
Acara tersebut akan digelar di Nagoya, Jepang pada 28-30 April 2018 mendatang. Menurut Dewan Pembina Be Indonesia, Dr. Toto Pranoto, acara tersebut bukan hanya sekadar menonjolkan budaya Tanah Air untuk diperkenalkan ke masyarakat negeri sakura melainkan juga membina hubungan baik antara Indonesia dengan Jepang.
 
“Indonesia Week nanti digelar bertepatan dengan momentum peringatan 60 tahun kerja sama dengan Jepang, bagaimana caranya membina hubungan baik tetap berlanjut di masa depan. Acara ini juga sebagai bentuk approvement karena Nagoya merupakan pusat kelompok bisnis dan masyarakat yang lebih luas sehingga jumlah investor lebih banyak, kontak bisnis B2B lebih luas,” ucapnya saat ditemui dalam konferensi media dan peluncuran 2nd Indonesia Week 2018.
 
Dalam acara tersebut banyak pihak yang akan ikut terlibat antara lain pemerintah daerah, sektor UKM, dan kementerian terkait. Pemerintah daerah bisa memperkenalkan wilayahnya melalui sektor pariwisata yang bisa dikunjungi. Sementara itu sektor UKM dapat menunjukkan produk-produk yang kemungkinan cocok dengan pasar di Jepang. Melalui acara tersebut Kementerian Pariwisata juga akan membahas mengenai Asian Games 2018 di Indonesian. Di sisi lain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengadakan penandatangan perjanjian dengan akademi vokasi di sana.
 
Dalam kesempatan yang sama Direktur Be Indonesia, Windu Widjaya mengatakan bila acara tersebut menyasar kalangan muda Jepang karena salah satu yang memiliki pendapatan tertinggi. “Nagoya secara geografis berada di tengah-tengah antara Tokyo dan Osaka. Jumlah orang Indonesia yang tinggal di Jepang hampir sebagian besar ada di Nagoya, wisatawan asing juga banyak stay di sana. Target kami jumlah pengunjung mencapai 20-25 ribu pengunjung dan diharapkan 5-7rb adalah warga lokal,” ujarnya.
 

Pada acara tersebut akan ada festival kuliner, penampilan artis dari Indonesia Rock Star Empire, fashion show oleh Doni Rahman, penampilan tarian tradisional, demo masak kue Jepang, dan masih banyak lagi.

SOLID GOLD | Misteri Kehidupan Pribadi Vladimir Putin

Misteri Kehidupan Pribadi Vladimir Putin

SOLID GOLD MAKASSAR – Hubert Seipel telah menghabiskan waktu ratusan jam bersama Presiden Rusia Vladimir Putin selama kurun waktu 2010 sampai 2011. Ketika itu dia mendapat akses khusus di Istana Kremlin, -kantor resmi Presiden Rusia-, karena tengah membuat sebuah film dokumenter tentang Putin.
Namun selama ratusan jam mendampingi sang presiden tersebut, belum sekalipun Saipel bertemu dengan kedua putri Vladimir Putin, Maria Vladimirovna Putina (Nasha) dan Katerina Tikhonova (Katya). Saipel pun tak pernah bertanya tentang istri dan kedua anak perempuannya itu. Karena memang ada klausul sebelum pembuatan film bahwa, tidak akan ada bagian yang membahas kehidupan keluarga Putin.
“Dia sangat sensitif dan saya berjanji padanya untuk tidak mengekspos terlalu banyak tentang keluarganya,” kata Saipel.
Tak hanya Saipel yang sutradara film dokumenter, wartawan pun hingga kini belum ada yang mengungkap kehidupan pribadi Putin. Seorang wartawan yang bertugas di Kremlim mengisahkan dia sering ngobrol, berdiskusi dan bergosip dengan ajudan atau sopir Putin. Namun tentang kehidupan pribadi Putin tak akan pernah dibahas.
Wartawan yang tak mau disebutkan namanya mengaku, selama tiga tahun bertugas meliput kegiatan Putin belum pernah sekalipun bertemu dengan anak-anak Putin atau pun istrinya. Hanya sekali dia melihat mantan istri Putin, Lyudmila di Jakarta. “Aturan tidak tertulis, kehidupan keluarga Putin selalu dirahasiakan,” kata sang reporter.
 
Kremlin sangat menjaga privasi Presiden Putin. Wartawan yang melanggar dengan menulis kehidupan pribadi sang presiden akan ditindak dengan cepat. Pada 2008, seorang editor sebuah koran liberal di Rusia terpaksa mengundurkan diri hanya beberapa jam setelah dia menulis kabar bahwa Putin akan menikahi pesenam bernama Alina Kabayeva.
Tak hanya di dalam negeri, wartawan Rusia pun berusaha mengorek kehidupan pribadi Putin saat berada di negara tetangga. Pernah suatu waktu ketika menggelar konferensi pers dengan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi di Sardinia, seorang wartawan bertanya kepada Putin soal hubungannya dengan Kabayeva. Namun bagi Putin tetap tak ada kompromi, kehidupan pribadinya bukanlah konsumsi publik.
 
Putin menegaskan bahwa hal-hal terkait kehidupan pribadinya dilarang untuk ditanyakan. “Saya tentu saja sadar bahwa seorang politisi seperti tinggal di rumah kaca. Tetapi bagi saya pasti ada batasan-batasan. Saya tidak suka dengan orang-orang yang kasak-kusuk ingin mengetahui kehidupan orang lain,” kata Putin.
Suasana konferensi pers pun sempat hening dan tegang. Beruntung Berlusconi berhasil mencairkan suasana dengan melemparkan balik pertanyaan serupa kepada sang wartawan.
Begitulah, baik Putin mau pun Kremlin tak akan pernah menjawab pertanyaan soal kehidupan pribadi keluarga Putin. Sedikit yang bisa diketahui tentang keluarga politikus kelahiran Leningrad (kini St. Petersburg), Russia, 7 Oktober 1952 itu adalah dia menikah dengan Lyudmila (Shkrebneva) Putin.
Putin bertemu Lyudmila, pramugari Aeroflot, atas perantara teman-temannya pada 1980. Keduanya menikah tiga tahun kemudian. Dari pernikahan tersebut mereka dikarunia dua anak perempuan, Maria Vladimirovna Putina yang lahir di Leningrad pada April 1985 dan Katerina Tikhonova (Katya) kelahiran Dresden, Jerman, Agustus 1986.
Selebihnya, kehidupan keluarga Putin tak pernah diungkap ke publik. Putin memiliki alasan untuk menutup rapat-rapat kehidupan pribadinya. Dia tak ingin keluargnya melakukan tindakan tak pantas di muka umum dan diketahui publik.
Putin pernah menjadi staf Walikota St. Petersburg Anatoly Sobchak. Saat itu Putin melihat perilaku dan pergaulan tak pantas dari keluarga Sobchak. Ben Judah, penulis Fragile Empire: How Russia Fell In and Out of Love With Vladimir Putin menulis soal pergaulan istri dan anak-anak Sobchak.
“Perilaku istri Sobchak, Lyudmila Narusova, dan putrinya membuat jijik Putin dan merusak tim,” kata Ben Judah.
 
Rupanya Putin juga melihat hal yang sama ketika dia menjadi wakil kepala administrator Kremlin di bawah Presiden Boris Yeltsin. Putin tak ingin istri dan anak-anaknya berperilaku seperti keluarga Sobchak maupun Yeltsin. Walhasil hingga kini kehidupan pribadi Putin tetap menjadi misteri.

SOLID GOLD | Kisah Pria Jalan Kaki dari Swedia Demi Palestina

Salah satu foto Ben saat perjalanan (walktopalestine/Instagram)

SOLID GOLD MAKASSAR – Beberapa traveler bertualang demi misi kemanusiaan. Seorang pria Swedia jalan kaki ke Palestina untuk menyuarakan perdamaian. Inilah kisah inspiratifnya.

Krisis Palestina menjadi masalah internasional bertahun-tahun lamanya dan memicu simpati publik. Termasuk pria asal Swedia yang satu ini.

 
Adalah Benjamin Ladraa (25), seorang traveler Swedia yang sedang berjalan kaki ribuan kilometer dari Swedia menuju Palestina. Aksi traveling uniknya ini, bukan tanpa alasan.
Ia dikenal dengan akun Instagram @walktopalestine. Akun dengan 6.000-an followers ini menceritakan keseharian Ben yang menempuh perjalanan dan bertemu berbagai orang banyak menuju ke Palestina.
Ekslusif kepada detikTravel, Benjamin menceritakan misinya. Ada pesan kemanusiaan yang ingin dia samppaikan kepada dunia.

“Saya memulainya di Gothenburg, 15 Agustus 2017 lalu. Sejauh ini, saya sudah berjalan selama 8 setengah bulan dan menempuh 3.000 kilometer,” ujarnya.

 
Meskipun tidak lazim, aksi berjalan kaki ini sebenarnya adalah keinginan pribadinya untuk melakukan perubahan di dunia. Ben merasa prihatin dengan adanya konflik yang terjadi di Palestina terus menerus.

“Saya adalah seorang pria biasa dan ingin melakukan yang terbaik. Saya juga seorang musisi. Namun saya mempunyai keinginan untuk mengubah apa yang terjadi di Palestina dengan penderitaan dan kekerasan selama 70 tahun terakhir dan itu sangat buruk,” ucapnya.

 
Selain itu, Ben juga ingin memberitahu masyarakat tentang apa yang sebenarnya terjadi di Palestina dan juga menarik simpati serta bergerak untuk perubahan.

“Saya percaya perubahan akan terjadi jika dilakukan secara terus menerus, serta menginspirasi orang lain untuk menyadari tentang kekerasan terhadap manusia di Palestina,” ujarnya.

“Dan yang kita butuhkan saat ini adalah menjadi bagian dari perubahan yang akan dilakukan,” tambahnya.

Dalam akun Instagramnya, ia juga sering mengunggah kegiatannya saat melintasi berbagai negara. Bukan cuma singgah saja, ia juga sering mendatangi beberapa acara untuk berbagi dan bercerita tentang Palestina, sesuai misinya yang ingin menyebarkan pengetahuan tentang konflik yang terjadi.

 
Sejauh ini, Ben sudah melintasi berbagai negara seperti Bulgaria, Slovakia, Kroasia dan beberapa negara lainnya. Saat ini, Ben sudah berada di Istanbul dan memiliki jarak kurang lebih 2.000 kilometer lagi untuk ditempuh menuju Palestina.

PT SOLID BERJANGKA | Menjawab Tantangan Pencarian dan Penempatan Eksekutif Indonesia

Menjawab Tantangan Pencarian dan Penempatan Eksekutif Indonesia

PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – Managing Director PT RGF Executive Search Indonesia, Peter Chong baru-baru ini membocorkan tentang tren pencarian dan penempatan posisi eksekutif kepada detikcom. Jika penasaran, simak paparan lengkapnya di bawah ini.

Bisa Dijelaskan Informasi Seputar RGF?
RGF International Recruitment RGF adalah bagian dari Recruit Group, salah satu perusahaan jasa rekrutmen dan layanan informasi terbesar dengan pendapatan tahunan lebih dari US$ 16 miliar yang berkantor pusat di Jepang.RGF  menyediakan layanan rekrutmen karyawan permanen mulai dari tingkat eksekutif sampai tingkat staf untuk semua industri dan jenis pekerjaan di 11 negara di Asia melalui 3 merek, yakni RGF Executive Search, RGF Professional Recruitment dan RGF HR Agent.

Di Indonesia, Bó Lè Associates, salah satu perusahaan rekrutmen eksekutif terbesar di Asia dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, telah diambil alih dan menjadi PT RGF Executive Search Indonesia dengan jaringan yang mencakup 26 kota di Asia. Dengan penyatuan usaha ini RGF dapat memanfaatkan pengalaman sukses yang panjang selama dua dekade untuk memberikan hasil terbaik kepada klien melalui proses dan metode pencarian kandidat yang cermat.

 
Apa Implikasi dari Penyatuan bagi RGF dan Para Klien yang Ada di Indonesia?
Secara keseluruhan, penggabungan usaha ini akan memperkuat tata kelola perusahaan RGF dan memperluas jangkauan layanan rekrutmen karyawan tetap dengan merek yang seragam di seluruh Asia.

Penggabungan ini juga secara signifikan mengubah beberapa hal. Pertama, lebih efektif dalam mencocokkan karakteristik pencari kerja dengan perusahaan yang akan mempekerjakan mereka. Kedua, memungkinkan staf rekrutmen dari perusahaan yang berbasis di Indonesia untuk mencari personel terbaik untuk berbagai tingkatan dari seluruh Asia. Ketiga, pencari kerja bisa membuka peluang yang tak terbatas bagi kemajuan karier mereka baik di Indonesia maupun mancanegara.

Bagi Indonesia, penggabungan ini akan lebih lanjut mengkonsolidasikan kemampuan RGF untuk memberikan solusi rekrutmen yang holistik kepada semua klien korporasi dan pelamar individual. Selain itu, mencerminkan komitmen jangka panjang dari perusahaan induk RGF yang juga merupakan perusahaan publik untuk membangun reputasi sebagai penyedia layanan perekrutan terpercaya dengan wawasan dan pengetahuan mendalam tentang tren perusahaan dan ketenagakerjaan dalam industri jasa rekrutmen global.

BACA JUGA : Solidberjangka

Bagaimana Perkembangan Industri Rekrutmen Saat Ini?
Industri perekrutan terdiri dari tiga segmen, yakni tingkat eksekutif senior, manajer menengah/spesialis, dan staf. Sebagai sebuah group, RGF memiliki berbagai layanan rekrutmen untuk karyawan permanen di semua tingkatan dan industri dengan memberikan solusi rekrutmen lintas batas negara yang optimal.

Khusus untuk RGF Executive Search, terlihat adanya pergeseran penting di mana klien beralih dari hubungan yang bersifat transaksional menjadi hubungan layanan yang didasarkan pada kemampuan untuk memberikan kajian dan advis dalam hal penempatan eksekutif.

Saat ini, baik klien maupun kandidat memiliki tuntutan lebih dan jika sebuah perusahaan jasa rekrutmen tidak dapat memberikan kajian yang mereka butuhkan untuk pengambilan keputusan artinya mereka tidak dapat memberikan nilai tambah. Jadi, meski hubungan itu penting, kemampuan perusahaan jasa rekrutmen untuk menawarkan nilai lebih adalah merupakan kunci sukses.

BACA JUGA : Solidgold Berjangka

Apa Tantangan Utama bagi Perusahaan di Indonesia?
Di Indonesia, mendapatkan kandidat yang tepat masih merupakan tantangan besar bagi perusahaan. Di pasar di mana tingkat pergantian karyawan relatif tinggi bahkan pada tingkat menengah sampai senior karena kenaikan gaji yang sedikit lebih tinggi. Dengan situasi yang demikian, perusahaan semakin sadar bahwa ada kebutuhan medesak untuk membedakan diri dari perusahaan lain guna menarik dan mempertahankan karyawan terbaik.

Bagi klien korporat, dengan melihat perkembangan di atas RGF sangat sadar bahwa untuk menjadi lebih dari sekadar jasa perekrutan, tetapi juga pemasar bagi mereka melalui ‘employer branding‘. Pada saat yang sama RGF siap memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan kepada perekrut, penggunaan tools sumber daya yang lebih baik untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kandidat dan pengalaman mereka, serta penggunaan teknologi baru untuk transformasi digital.

Bagi para kandidat RGF berusaha untuk memahami dan mempertimbangkan sudut pandang mereka saat mengeksplorasi posisi baru. Kompensasi dan tunjangan sangat penting. Demikian juga faktor lain, seperti peluang untuk maju, tantangan kerja, budaya perusahaan, dan perkembangan karir.

BACA JUGA : PT Solidberjangka

Apa Tren Perekrutan/Penempatan dalam Tiga Industri Teratas di Indonesia?
Tiga industri yang mendorong perekonomian Indonesia untuk terus maju adalah industri barang-barang konsumsi sehari-hari dan komoditas. Baru-baru ini, fintech juga menjadi industri yang sangat besar peranannya. Di industri ini kami melihat tingginya permintaan akan para eksekutif yang kompeten.

Di semua industri tersebut,  melihat tingkat pergantian karyawan pada tingkat menengah yang tinggi mengingat banyaknya permintaan dan peluang yang terus berkembang. Berdasarkan pengamatan RGFjuga, ada permintaan yang cukup besar untuk kandidat dengan pengalaman kerja antara lima sampai sepuluh tahun baik dalam industri atau fungsi tertentu.

Kandidat ini tidak terlalu senior, tapi cukup senior untuk mendapatkan beberapa pencapaian penting dan keterampilan yang terukur. Segmen ini akan menjadi target utama bagi RGF di Indonesia.

Meskipun demikian, akan selalu ada permintaan kandidat dengan pengalaman kerja 10 sampai 20 tahun tapi tingkat perputarannya lebih rendah dalam kategori ini, dan hanya ada sedikit kesempatan karir di tingkat yang lebih senior.

BACA JUGA : PT Solidgold Berjangka

Bagaimana Bisnis Rekrutmen di Indonesia ke Depannya?
Apabila Anda melihat secara umum di seluruh Negara Asia, terdapat kenaikan yang pasti dalam jumlah perekrutan tenaga kerja. Terjadinya perubahan yang cepat dalam perusahaan-perusahaan MNC untuk menggunakan tenaga kerja lokal dan juga kecenderungan untuk menggunakan tenaga kerja dari berbagai negara oleh perusahaan-perusahaan lokal di Asia telah memicu pertumbuhan yang substansial dalam industri rekrutmen karyawan permanen.

Pada saat yang sama, ada peningkatan jumlah profesional yang ingin memperoleh pengalaman kerja di tingkat global, terlepas dari fungsi pekerjaan dan masa kerja mereka. Dalam hal ini, ada cukup banyak kesamaan yang terjadi di Indonesia.

Sebagai pemimpin dalam industri perekrutan dan keuntungan yang RGF miliki dari jaringan global,RGF diposisikan secara unik untuk menggunakan wawasan dan pengetahuan mendalam dalam mencocokkan peluang yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan dengan apa yang dicari oleh para kandidat.

SOLID GOLD | Australia Pesan 211 Kendaraan Tempur Baru

Australia Pesan 211 Kendaraan Tempur Baru

SOLID GOLD MAKASSAR – Angkatan Darat Australia membuat sejarah baru dalam belanja terbesar untuk kendaraan tempur senilai AUS$ 5 miliar (sekitar Rp 50 triliun).
Kontraktor asal Jerman Rheinmetall direncanakan akan membangun 211 kendaraan lapis baja ringan di fasilitas baru di Kota Ipswich, sebelah barat Brisbane.
Pemerintah Federal memperkirakan proyek ini akan menciptakan 330 lapangan pekerjaan di negara bagian Queensland, 170 posisi di Victoria dan 140 lainnya di New South Wales.
“Perusahaan Australia di Victoria dan Queensland menjadi pemenang besar, begitu juga di negara bagian lainnya,” kata Menteri Industri Pertahanan Christopher Pyne.
“Dan tentunya yang terpenting, kami menyiapkan kemampuan yang dibutuhkan Angkatan Bersenjata (ADF) sebagai tentara modern untuk menghadapi tantangan yang mungkin terjadi di masa depan,” ujarnya.
“Angkatan Darat akan mendapatkan kendaraan yang sangat mematikan dan terlindungi untuk menjaga tentara kita,” katanya.
Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengumumkan kontrak proyek ini di markas Angkatan Darat (AD) Enoggera di Brisbane. Menurut dia, ini merupakan akuisisi terbesar yang dilakukan untuk AD Australia
.
“Seperti yang dikatakan salah satu tentara kepada saya beberapa saat lalu, ini menyangkut daya mematikan dan daya tahan (kendaraan). Ini menyangkut kapabilitas dan perlindungan,” katanya.
“Ini menyangkut keamanan Australia. Namun bukan semata-mata kemampuan dalam arti militer,” ujar PM Turnbull.
“Yaitu memastikan bahwa kita memiliki untuk pertama kalinya, industri pertahanan nasional yang berdaulat dan terintegrasi sepenuhnya,” paparnya.
Boxer kalahkan BAE Systems
Menteri Pyne mengatakan Departemen Pertahanan merekomendasikan jenis Rheinmetall’s Boxer CRV setelah menjalani proses tender dan pengujian selama tiga tahun.
Kabinet pemerintahan juga mempertimbangkan tawaran dari BAE Systems, yang direncanakan membangun kendaraan lapis baja ringan tersebut di Victoria.
Menteri Pertahanan Marise Payne, yang mendampingi PM Turnbull dan Menteri Industri Pertahanan Christopher Pyne mengumumkan proyek ini, mengatakan kendaraan lapis baja yang terpilih telah melalui pengujian ketat.
“Kami telah mengujinya dalam suhu panas. Kami mengujinya dalam suhu dingin. Kami mengujinya dalam kondisi basah. Kami mengujinya dalam kondisi kering. Kami menembakinya, kami mencoba meledakkannya,” katanya.
“Hasil dari penilaian menunjukkan kendaraan ini memiliki kemampuan mobilitas, daya mematikan dan perlindungan yang akan mendukung pasukan ADF dalam melakukan pekerjaannya setiap hari seperti yang kita tugaskan,” tambah Menteri Marise Payne.
Pengadaan dan pemeliharaan kendaraan tempur ini diperkirakan menelan biaya $ 15,7 miliar (lebih dari Rp 150 triliun).
Chief of Army Lieutenant General Angus Campbell and another soldier climb out of the back of the Boxer CRV
Proyek ini diperkirakan menciptakan 1.450 lapangan kerja di Australia. (Department of Defence)
Pemerintah mengatakan hal ini menjadi rekor belanja untuk Angkatan Darat, dan akan menciptakan 1.450 lapangan kerja di seluruh Australia.
“Di tahun-tahun sebelumnya, kita membeli kendaraan dari luar negeri dan mengimpornya ke negara ini,” kata Menteri Christoper Pyne.
“Karena kebijakan Pemerintahan Turnbull, 54 persen dari akuisisi akan menjadi nilai bagi perekonomian kita di sini dan 70 persen dari keseluruhan proyek, dari nilai $ 15,7 miliar,” jelasnya.
“Jadi itu berarti pekerjaan yang mendukung industri baja kita di sini dan pengembangan kemampuan tenaga kerja di sini dan keterampilannya,” katanya.
Dephan mengharapkan kendaraan tersebut akan bertahan selama 30 tahun, dan akan diperlengkapi untuk pemeliharaan perdamaian dan operasi dengan ancaman tinggi.
Proyek ini juga akan mencakup peningkatan fasilitas militer di Puckapunyal, Bandiana, Adelaide, Townsville, dan Enoggera.
Terlepas dari lobi intensif agar kendaraan tempur dibangun di Queensland, Christopher Pyne mengatakan keputusan ini tidak ditentukan oleh politik.
“Penawaran Rheinmetall dinilai oleh Dephan sebagai pemenang tender,” katanya.
“Keputusan ini dibuat secara sangat serius oleh Pemerintah dan tentu saja oleh Departemen Pertahanan,” tambahnya.
View from inside a Boxer CRV looking through the open door at Marise Payne and six uniformed soldiers
Keputusan pembuatan kendaraan tempur ringan melewati tiga tahun proses tender dan uji coba. (Department of Defence)
Menteri Pembangunan Negara Bagian Queensland, Cameron Dick, mengatakan akuisisi tersebut menjadi berita baik bagi negara bagian tersebut.
“Ini awal baru untuk manufaktur di Queensland,” katanya.
“Rheinmetall merancang kendaraan terbaik dan Pemerintah kita membantu mendatangkannya ke Queensland,” ujarnya.
“Kami telah bekerja dengan Rheinmetall selama tiga tahun untuk mendapatkan kontrak ini. Saya senang sekarang kami dapat menciptakan lebih dari 600 lapangan kerja untuk warga Queensland selama lebih dari satu dekade,” kata Dick.
“Kontrak ini akan menghasilkan manfaat langsung AUS$ 1 miliar ke perekonomian Queensland. Dan bukan hanya membangun peralatan, ini menyangkut pembangunan basis manufaktur di Queensland sehingga kami bisa memenangkan kontrak lebih banyak lagi di masa depan, termasuk yang berorientasi ekspor,” paparnya.

PT SOLID BERJANGKA | PT SOLID BERJANGKA | Komjen Buwas: Penyelundup Narkoba Musuh Negara, Habisi Saja

PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – Delapan terdakwa penyelundupan sabu 1 ton dari Taiwan melalui Pantai Anyer pada 27 Agustus 2017 mulai disidangkan pada awal Januari lalu dan terancam hukuman mati di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun sabu yang diselundupkan para ABK Taiwan terus masuk ke Indonesia. Bahkan skalanya kian besar.
Pada 7 Februari 2018, kapal Sunrise Glory, yang mengangkut 1,37 ton sabu, ditangkap kapal TNI AL KRI Sigorut-864 di laut perbatasan Singapura-Indonesia. Empat ABK Taiwan ditangkap. Hanya sebulan kemudian, tim gabungan Bareskrim, Badan Narkotika Nasional, dan Bea-Cukai menciduk empat warga Taiwan yang menyelundupkan 1,6 ton sabu di perairan Anambas, Kepulauan Riau. Keberhasilan ini merupakan hasil dari pemantauan lebih dari satu setengah bulan.
Apakah ketiga peristiwa itu terkait dalam hal sindikat penyelundup narkoba? Mengapa penyelundupan sabu dalam jumlah tak terkira itu terus membanjiri Indonesia? “Belum tentu. Walaupun itu mungkin (tempat) pesan barangnya sama, belum tentu juga dalam satu jaringan,” ujar Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso—sebelum digantikan Irjen Heru Winarko pada 1 Maret lalu.
 
Beberapa kasus penyelundupan sabu dalam skala besar belakangan ini apakah memiliki keterkaitan?
Begini, sebenarnya korelasi dengan jaringannya itu adalah satu sama lainnya itu tahu mau ngirim. Kan pengiriman narkotika ini ada beberapa tempat yang mesti diperiksa, seperti di Taiwan, China, dan Myanmar. (Terhadap) jaringan pembeli di Indonesia, mereka sudah tahu, karena produknya dalam satu pabrik. Mereka saling monitor. Begitu tertangkap satu, mereka langsung masuk yang lainnya. Jadi sistemnya begitu karena mereka tahu kekuatan kita ini tidak begitu kuat. Artinya, kita tidak mungkin mengawasi semuanya.
Apakah sudah bisa dipastikan sabu itu berasal dari Taiwan?
Kalau kita melihat produknya, kemasannya itu antara China atau Taiwan. (Sedangkan penyelundupan sabu yang ditangkap BNN) itu dari Myanmar. Kita sudah konfirmasikan. Jadi dulu Myanmar itu mengirim bahan baku mentah ke China berupa daun-daunan, getah, dan pohon-pohonan dan diolah di China. Tapi sekarang rupanya di sana (Myanmar) pun mulai membuat.
Apakah Taiwan dan Myanmar bisa dikatakan sebagai pemain baru?
Bukan pemain baru. Dari awal mereka sudah terlibat. Sebenarnya mereka kan melihat ada pangsa pasar yang bagus nih di Indonesia. Kalau saya lempar dulu ke China, kan keuntungan saya kecil. Lebih baik membuat sendiri. Kan, begitu cara berpikir dagang. Indonesia ini pangsa pasarnya luar biasa. Jadi, kalau ditanya mulai kapan, ya, sejak dulu. Karena dulu tidak pernah ditangani. Gitu saja.
Mengapa para bandar narkoba di Myanmar membuat sendiri?
Iya, sekarang kecenderungannya bergeser, karena persaingan. Begini, mereka yang membuat narkoba itu kan kartel. Persaingan antarkartel itu terjadi. Dia kalau bisa bikin, kenapa harus beli, begitu, kan? Karena keuntungannya berlipat. Toh, pangsa pasarnya ada. Seperti Indonesia, pangsa pasarnya cukup besar. Nah, makanya mereka kenceng-kencengan.
Di Indonesia itu, hebatnya, tidak ada pertengkaran jaringan dan pertengkaran kartel. Beda dengan di negara lainnya. Di seluruh negara itu semua ada persaingan antara jaringan dan kartel, itu mereka bunuh-bunuhan, karena pangsa pasarnya kecil. Di Indonesia nggak bisa kita adu domba. Mereka bunuh-bunuhan itu nggak bisa. Karena apa? Karena nggak ada yang dipersoalkan bagi mereka. Hanya di satu diskotek, ada lima jaringan yang memasarkan barangnya. Laku, laku semua! Lima-limanya nggak ada yang nggak laku.
Kalau di Amerika atau di negara mana pun itu, kalau ada satu diskotek dan ada lima jaringan, itu ada persaingannya, bisa nggak laku barang mereka. Misalnya ada lima, cuma satu yang laku, yang empat nggak laku. Nah, itu bedanya. Makanya di Indonesia ini, penyerapannya luar biasa, karena ada lima ya laku. Yang bawa 1 kilogram laku, bawa 2 kg laku, bawa 5 kg juga habis. Jadi ya ketawa-ketawa saja.
 
Jaringan narkoba yang beroperasi di Indonesia sendiri bagaimana?
 
Yang sudah terdeteksi oleh kita itu 72 jaringan di sini yang ada hubungannya dengan Taiwan, China, negara-negara Afrika, India, Pakistan, Amsterdam (Belanda), dan Jerman. Itu semua membeli barang-barang dari 11 negara penghasil narkotika. Makanya, kita disuplai oleh 11 negara dan dikendalikan oleh 72 jaringan internasional yang ada di kita.
Sabu berasal dari Myanmar hendak diselundupkan ke daerah mana di Indonesia?
 
Yang jelas, dia kan mengirimkan ini untuk para pemesannya. Itu yang sedang kita dalami. Nah, nanti sampai di sini baru disebarluaskan. Kan begini, ada pembeli global, misalnya saya penampungnya nih. Yang saya punya jaringan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Saya bagian dari pemodal-pemodal besarnya itu yang punya di sini. Saya sudah terima besar. Tapi saya sudah punya jaringan untuk penyebarannya.
BNN sudah mengidentifikasi siapa pemain di Malaysia, Singapura, dan Indonesia? Apakah bisa disebutkan?
 
Oh, nggak bisa. Dia bisa hilang. Kita kan harus mengikuti terus. Kita sudah tahu, makanya ini kan Presiden sudah mengatakan, sebenarnya ini mereka bisa diselesaikan oleh TNI. TNI itu tindak penegakan hukum, ya kan? Kalau saya ini kenapa nggak bisa? Karena saya harus menemukan barang bukti yang ada hubungannya dengan dia. Bahkan kita kesulitan begitu mengikuti terus. Beda kalau TNI. Itu kan musuh negara. Ancaman bagi negara. Nah sudah, perang, dihabisi saja. Kalau saya pemikirannya sesederhana itu.
Penegasan kembali, apakah kasus penangkapan di Anyer tahun lalu dan tahun ini masih dalam satu jaringan?
 
Ini baru kita telusuri terus. Pemetaannya kan nanti baru ketahuan. Jaringan mereka terus kita pelajari. Begitu ada case itu, langsung kita bedah. Nah, membedahnya itu nggak mudah. Ini beda dengan kasus kriminal biasa yang gampang terungkap. Kalau kasus narkoba itu sulit sekali, melihat dan memetakan lagi jaringannya yang mana, yang bicara soal ini siapa, bagaimana hubungannya dengan ini, maka terus begitu, itu cara kerjanya.
Pengirim dan pemesan sabu 1,3 ton dan 1,6 ton satu sindikat?
 
Belum tentu. Walaupun itu mungkin pesan barangnya sama, belum tentu juga satu jaringan. Tapi itu pesanannya sudah beda-beda. Ini kan kelihatan. Kemasannya saja beda.
Warga negara Taiwan yang ditangkap di beberapa kapal pengangkut narkoba itu sebagai kurir atau bagaimana?
 
Mereka bukan kurir. Mereka kan termasuk jaringan juga. Makanya mereka mengirim sudah berapa kali. Cuma, caranya putus-putus.
Dari rentetan penangkapan dua kasus besar pengiriman sabu ini, secara urutannya, informasi atau laporan yang mana dulu yang masuk sehingga tertangkap?
 
Saya tidak tahu masuk duluan yang mana informasinya, tapi yang jelas kita sama-sama. Informasi bukan hanya dua itu saja. Informasinya, ada banyak yang akan masuk. Ya, tapi kan kita lihat yang mana kita bisa telusuri, terus bagaimana kita menemukan itu awalnya. Jadi sebenarnya hampir bersamaan, ya. Karena pada saat itu kita dapat informasi terus, kita bagi tugas. Mana yang ditangani, ditelusuri BNN, mana yang oleh Direktorat 4 Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, terus kita sama-sama.
Masalah nanti siapa eksekutornya, ya terserah siapa saja boleh, ya, kan. Mau Bea-Cukai? Kita kasih, nggak ada masalah. Toh, yang penting, ini kan keberhasilan negara dalam mengatasi narkotika. Jadi nggak ada itu keberhasilan siapa-siapa. Jangan terus, oh itu BNN, itu kepolisian, itu Angkatan Laut, ada Satgasus, bukan itu! Tapi keberhasilan negara dalam menangani narkotika. Karena kita itu aparat-aparat negara. Siapa pun dia, baik kepolisian, Angkatan Laut, BNN, dan lain-lainnya. Keberhasilan dia adalah keberhasilan negara.
Penangkapan mana yang Anda nilai paling dramatis?
 
Semua penangkapan kita itu hampir semuanya dramatis. Ya, semua sebenarnya pengintaian kita. Kalau sudah mau penangkapan juga dramatis. Karena takut salah, takut ada perlawanan. Makanya anggota saya diberi senjata yang baik untuk perlengkapan. Sekarang baru datang lagi ini senjata. Scorpion Top, senjata serbu, sudah masuk 500 unit. Saya bilang, nanti kalau jaringan bandar melawan kita, seneng kita, karena senjata-senjata kita sudah bagus-bagus.
 
Dulu jaringan narkoba kecil, bahkan pengiriman lewat jalur tikus. Sekarang berton-ton. Apakah ada perubahan pola pengiriman?
 
Mereka selalu berubah-ubah, di mana kita tangani itu berubah, mereka juga mengikuti perkembangan kita. Kenapa saya sekarang nggak pernah pegang handphone, kan posisi saya selalu diikuti, begitu. Mereka kan lebih canggih daripada kita. Pembicaraan saya ini kan sudah diikuti oleh mereka. Itu kan teknologi, jaringan itu selalu mengikuti.
Dalam pemberantasan peredaran narkoba internasional ini, apakah BNN menempatkan orang atau anggota di negara-negara produsen narkoba?
 
Oh, kita belum bisa menempatkan orang karena biaya tidak ada. Kita kan anggarannya serbaterbatas. Yang jelas, kita sekarang bagaimana merangkul negara-negara lain, paling tidak mendapatkan informasi. Jaringan yang kita ungkap ini kan informasinya dari mana. Dari negara China dan Taiwan juga. Ya, itu kita dapat informasi dari mereka, sama juga dengan dari Australia. Itu salah satu bukti kita itu memang dibantu. Tapi, kalau kita menangkap di sana, tidak mungkin, kita menghentikan di sana nggak mungkin.
Jadi nggak ada tim khusus BNN di negara yang menjadi produsen narkoba?
 
Tim khusus tidak ada. Kalau kita inginnya ada ya, dan idealnya memang harus ada. Karena kita bisa mengikuti perkembangan langsung di sana, tapi itu nggak bisa. Memang beberapa negara sudah menawarkan kepada kita, “Ayo, Bapak taruh personel di kami, di negara kami.” Tapi kan memang kita nggak ada biayanya.
Tapi sudah diajukan?
 
Sudah, ke kementerian sudah, dan ke Presiden. Memang nggak ada duitnya. Selesai, kan. Tapi yang penting sekarang kita sudah punya Laboratorium Narkotik Nasional, pelatihan K-9, nanti ada museum untuk edukasi soal penyalahgunaan narkotika dan tempat rehabilitasi para pengguna narkoba yang bisa menampung 1.000 orang. Itu semua kita lakukan untuk kepentingan Indonesia, bukan saya, bukan BNN.
Para pelaku dan pengedar atau bandar narkoba sudah banyak yang dihukum, malah sudah divonis hukuman mati, tapi kenapa jaringan mafia masih nekat?
 
Banyak yang nggak dihukum mati, kok. Data terakhir saya itu ada 80 orang. Ada beberapa tuh yang belum dihukum mati. Biarkan saja, bukan tanggung jawab saya. Ya, jadi yang lain berani, yang masih nyoba-nyoba dan belum ketangkap, karena yang sudah ketangkap saja belum dihukum mati, kan